Pengertian Asam Oksalat

2 min read

Pengertian Asam Oksalat – Senyawa kimia dengan rumus H2C2O4 yang memiliki nama sistematis Ethanadioic. Asam dicarboxylic yakni paling sederhana sering dijelaskan oleh rumus HOOC-COOH. Contoh dari reaksi tersebut ialah CaOOC-COOCa (kalsium oksalat).

Sebagai asam organik yakni sekitar 10.000 kali lebih kuat dari asam asetat. Dalam anion yang disebut dengan oksalat, juga merupakan agen pereduksi. Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai Pengertian Asam Oksalat. Berikut ialah penjelasannya.

Apa yang dimaksud dengan Asam Oksalat ?

Pengertian Asam Oksalat adalah senyawa kimia dengan rumus H2C2O4, yang secara sistematis dikenal sebagai asam etanoat. Asam organik yang terkandung dalam senyawa ini cukup kuat. Kekuatan asam dari senyawa tersebut sekitar 10.000 kali lebih kuat dari pada suatu senyawa asam asetat.

Asam dicarboxylic yang begitu sangat sederhana, yakni pada umumnya dijelaskan oleh rumus HOOC-COOH. Dalam senyawa tersebut, anion dikenal sebagai oksalat. Nama lain untuk oksalat adalah agen tereduksi.

Asam-Oksalat

Asam-asam tersebut akan membentuk endapan yang tidak larut ketika diolah dengan beberapa ion logam. Contoh dari reaksi tersebut ialah CaOOC-COOCa (kalsium oksalat). Selain itu, dalam sebuah asam oksalat termasuk dalam asam dikarboksilat dengan hanya dua atom karbon di setiap molekul.

Yang berarti bahwa adanya dua kelompok asam karboksilat hidup berdampingan. Lokasi gugus asam karboksilat yang berdekatan menyebabkan asam oksalat memiliki tingkat disosiasi yang lebih tinggi daripada asam organik yang lainnya.

Rumus Asam Oksalat

Formula kimia asam oksalat adalah H2C2O4. Asam dicarboxylic yang paling sederhana sering dijelaskan oleh rumus HOOC-COOH. Sebagai asam organik kuat 10.000 kali lebih kuat dari asam asetat.

Baca Juga :  Teori Asam Basa

Sion, yang disebut oksalat, juga merupakan agen pereduksi. Banyak ion logam membentuk endapan yang tidak larut dalam asam oksalat. Contoh terbaik adalah kalsium oksalat (CaOOC-COOCa), komponen utama dari jenis batu ginjal yang paling umum digunakan.

Asam oksalat ini merupakan dalam jenis asam dikarboksilat yang hanya terdiri dari dua atom karbon di setiap molekul, yaitu dua asam karboksilat. Karena kedekatan gugus asam karboksilat, asam oksalat memiliki tingkat disosiasi yang lebih tinggi dari pada asam organik yang lainnya.

Sifat-Sifat Asam Oksalat

  • Larut terhadap alkohol
  • Titik lebur: 101.5 ° C
  • Tidak memiliki bau
  • Dengan keadaan murni dari senyawa kristal atau dilarutkan dalam air
  • Berat molekul : 126 g/mol
  • Senyawa tersebut memiliki warna putih
  • Nilai kepadatan : 1,6530 gram/cm³
  • (Delta) Hf (18 °C) : -1442 kj/mol
  • pH (0,1 M) : 1,3

Kegunaan Asam Oksalat

Asam oksalat yakni memiliki begitu banyak kegunaan pada skala industri dan diproduksi menggunakan sebuah produk-produk sebagai berikut:

  • Dalam jenis senyawa ini yakni telah peka terhadap cahaya (kamera, detektor, dan lain sebagainya.)
  • Merukana salah satu komponen pembersih dan deterjen lainnya
  • Untuk pelarut untuk senyawa organik
  • Aditif sebagai pelapis atau pelapis industri
  • Untuk pelarut produk kesehatan bagi wanita
  • Dapat digunakan selain bahan makanan

Bentuk Asam Oksalat

Rumus-Kimia-Asam-Oksalat

Asam tersebut dengan rumus molekul H2C204 merupakan salah satu bahan baku utama dan asam oksalat tersebut merupakan bubuk putih murni dan sangat larut. Senyawa asam oksalat ini juga merupakan senyawa asam lemah karena hanya melepaskan sebuah ion H+ dan tak bisa terionisasi.

Pengaruh Asam Oksalat terhadap Tubuh Manusia

Asam oksalat dan kalsium dalam tubuh manusia membentuk senyawa yang larut dan tidak menyerap. Ini tidak hanya mencegah penggunaan kalsium.

Baca Juga :  Kimia Unsur

Yang juga terkandung dalam produk yang mengandung oksalat, tetapi juga mengurangi CDU kalsium, yang disuplai dengan nutrisi lain. Ini mengurangi mineralisasi tulang dan mengurangi penurunan berat badan.

Asam asam dan garam yang larut dalam air bisa berbahaya karena senyawa ini beracun. Dosis 4 hingga 5 gram asam oksalat atau kalium oksalat dapat menyebabkan kematian pada orang dewasa.

Tetapi biasanya jumlah yang menyebabkan efek mematikan antara 10 dan 15 gram. Gejala pencernaan (pirosis, kram perut, dan muntah) dengan cepat diikuti oleh kegagalan sirkulasi dan pecahnya terhadap pembuluh darah, yang bisa menyebabkan dalam suatu kematian.

Baca Juga :

Demikianlah pembahasan yang telah kami sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Pengertian Asam Oksalat. Semoga ulasan ini, dapat berguna dan bermanfaat.

Rumus Kimia Urea

Evitasari
2 min read

Sifat Kimia Alkohol

Evitasari
2 min read

Pengertian Nitrit

Evitasari
2 min read