Barang Ekonomi

2 min read

Barang Ekonomi – Barang untuk kebutuhan terhadap manusia yang mempunyai sebuah jumlah yang begitu terbatas dan tidak sebanding dengan apa yang akan dibutuhkan oleh kalangan masyarakat.

Kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yakni barang bebas, barang ekonomi, dan barang illith. Kalian pasti pernah mengenal atau pernah mendengar dengan istilah barang ekonomi bukan? Tetapi belum begitu paham mengenai makna, kegunaan dan mengapa adanya barang tersebut.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan secara ringkas dan jelas mengenai barang ekonomi. Yuukk… Simak penjelasan nya sebagai berikut.

Apa itu Barang ?

Pengertian Barang merupakan sebuah benda yang memiliki wujud yakni dapat digunakan dengan kalangan masyarakat sebagai sebuah memenuhi kebutuhan.

Pada umumnya, sifat-sifat barang ialah produk yang memiliki wujud, barang dapat dijual kembali, barang dapat disimpan, aspek kualitas dapat dengan mudah untuk diukur, dan ketika digunakan pada utilitas dan nilai barang dapat dikurangi.

Barang-Ekonomi

Dalam istilah ekonomi, barang-barang ini dapat dibagi menjadi dua macam. Yakni barang bebas dan barang ekonomi. Barang ekonomi ialah sebuah barang yang dapat dibeli dengan berdasarkan dari sebuah hasil pengorbanan terhadap manusia.

Contoh Barang Ekonomi

Terdapat contoh dari barang ekonomi, di antaranya ialah:

1. Rumah

Rumah adalah sebuah contoh aset atau barang, karena sebagai mendapatkan sebuah rumah, kita dapat membelinya atau ada yang dibangun hingga dapat membutuhkan suatu biaya.

Baca Juga :  Pengertian Emiten

2. Baju Baru

Mengapa pada sebuah baju baru merupakan contoh barang ekonomi? Karena cara kita untuk mendapatkan suatu pakaian baru adalah dengan membelinya di sebuah toko. Kita tidak bisa membawanya begitu saja. Kesediaan kita sebagai membeli adalah sebuah pengorbanan.

3. Emas

Untuk menerima atau mendapat emas ini, orang harus berkorban dengan menggali tanah sampai mereka akhirnya memulai bisnis besar.

4. Makanan dan Minuman

Sama halnya dengan makanan dan minuman, kedua barang ini dapat diperoleh dengan membayar atau menebus barang dengan menggunakan biaya.

5. Sayuran Segar

Dalam hal ini, pengorbanan sebagian besar dilakukan oleh petani yang dapat meluangkan pada energi, waktu, dan otak mereka untuk memproduksi sayuran segar yang sering kita makan setiap hari.

6. Perabotan Rumah Tangga

Perabot rumah tangga biasanya dibuat dengan banyak kalangan pengrajin seperti lemari, pengrajin harus berkorban dalam hal biaya, keahlian, dan waktu.

7. Kendaraan

Kendaraan dibeli dengan menggunakan biaya, dan bagaimana kendaraan seperti mobil atau motor dibuat membutuhkan pengorbanan dalam bentuk waktu, pemikiran, dan keahlian kendaraan.

Ciri – Ciri Barang Ekonomi

Berikut merupakan ciri-ciri dari barang tersebut, dia antaranya ialah:

1. Barang Layanan

Barang layanan merupakan sebuah barang dan jasa yang begitu berharga terhadap masyarakat dan dapat diklasifikasikan sebagai barang berharga, dan sistem pasar tidak siap sebagai suatu pengiriman. Misalnya pada kesehatan dan pendidikan, ruang publik, perpustakaan umum, perawatan anak, makanan sekolah, dan lain-lain.

Layanan dapat menciptakan eksternalitas positif yang berdampak positif pada masyarakat. Telah menciptakan suatu eksternalitas positif, mentransfer dengan beberapa orang yang tidak terlibat suatu konsumsi dan penciptaan.

2. Barang pribadi

Barang-barang pribadi memiliki sifat kompetitif dan tidak bisa dikecualikan. Para ekonom suka berbicara tentang rumah tangga, juga karena banyak produk seperti lemari es atau mobil yakni sekelompok orang kecil. Contoh barang pribadi lainnya yang termasuk makanan ialah pakaian, es krim, dan barang tahan lama seperti televisi.

Baca Juga :  Penghambat Perdagangan Internasional

3. Barang-Barang Milik Umum

Kategori lain yang perlu dapat dipertimbangkan ialah sebuah produk yang tidak dikurangkan dari output ekonomi saat dikonsumsi dan yang karakteristiknya membuatnya begitu sulit sebagai mengecualikan terhadap pelanggan yang tidak dapat membayar. Contoh awal adalah siaran televisi atau program radio yang ditransmisikan oleh gelombang elektromagnetik.

4. Barang Biasa

Barang umum yang memiliki sifat kompetitif tetapi tidak bisa dikecualikan. Bahwa mereka dapat dikeluarkan dari suatu ekonomi, tetapi mungkin sulit untuk mengeluarkan orang lain dari non-pembayaran. Tangkapan ikan yang ditangkap di konsumsi sebagai fillet atau sashimi ikan lainnya, tetapi sungai, danau, dan lautan mempersulit pengecualian penangkapan ikan.

5. Barang Anti-Rival

Suatu barang jenis ini tidak dapat dikurangkan, tetapi juga meningkatkan nilai ketika akan digunakan, dan dapat meningkatkan nilai ketika digunakan dengan lebih banyak orang.

Aplikasi teks tersebut, tidak mempunyai sebuah nilai dalam diri mereka sendiri, tetapi semakin banyak orang bergabung dengan sebuah layanan, semakin bernilai. Termasuk prinsip yang disebut efek jaringan, contohnya ialah terhadap kekurangan atau kelangkaan barang.

6. Barang Klub

Barang klub yakni tidak dapat bersaing dan tidak dikecualikan. Dengan kata lain, yakni mereka tidak dapat di konsumsi dengan suatu penggunaan, dan kemungkinan sebagai mengecualikan konsumen yang tidak bisa membayar. Sebuah film dapat mengecualikan orang dari menonton film, tetapi film ini tidak dikonsumsi terhadap para penonton.

Penonton tidak dapat bersaing sebagai pengalaman yakni sinematik atau dengan berbagi pengalaman. Oleh karena itu, mereka sering disebut dengan barang publik. Barang-barang ini biasanya dapat dibuat dengan cara artifisial sebagai menghasilkan sebuah pendapatan.

Dalam barang ini, sangat lah penting bagi kebutuhan manusia, diantaranya ialah rumah, pakaian, makanan dan minuman, perabotan rumah tangga, serta kendaraan.

Baca Juga :  Pengertian Profit Margin Ratio

Baca Juga :

Demikian pembahasan kali ini mengenai Barang Ekonomi, ternyata begitu banyak contoh dan macam-macam nya. Semoga dapat membantu dan dapat berguna bagi Anda semua.